Otak
memegang peranan yang sangat penting dalam berbahasa dan dalam
kaitannya dengan bahasa ini otak manusia terbagi atas dua bagian yaitu
belahan otak kiri yang bersifat kebahasaan dan belahan otak kanan yang
berhubungan dengan nonkebahasaan.
Otak kanan yang bukan berfungsi
sebagai kebahasaan, tetapi belahan otak kanan ini mempunyai hubungan
dengan bagaimana otak kiri melahirkan bahasa. Maka untuk mencapai
pembelajaran membaca yang optimal, pentingnya menyeimbangkan fungsi
kedua belah otak dalam melakukan aktivitas yang memang membutuhkan kerja
otak, sehingga tercapai tujuan yang optimal.
Teknik Menyeimbangkan Otak Kiri dan Otak Kanan
Kedua
belahan otak penting artinya. Orang yang memanfaatkan kedua belahan
otak ini secara simbang, maka belajar terasa sangat mudah karena mereka
mempunyai pilihan untuk menggunakan bagian otak yang diperlukan dalam
setiap pekerjaan yang sedang dihadapi. Orang yang masuk dalam kategori
otak kiri dan ia tidak melakukan upaya tertentu memasukkan beberapa
aktivitas otak kanan dalam hidup kita, ketidak seimbangan tersebut dapat
mengakibatkan orang tersebut stress dan juga kesehatan mental dan fisik
yang buruk. Kita dapat menggunakan beberapa strategi untuk
menyeimbangkan fungsi belahan otak kiri dan belahan otak kanan.
Menyeimbangkan di sini tentu berarti membuat kedua belahan otak tersebut
berfungsi ketika kita melakukan sesuatu. Strartegi yang dapat kita
gunakan seperti menggunakan musik dalam melakukan aktifitas berpikir,
serta berolahraga teratur.
Yang terpenting dalam kedua teknik
tersebut adalah memunculkan keadaan yang relaks. Karena dengan keadaan
relaks tersebut akan membuat koneksi atau hubungan antara kedua belahan
otak menjadi cepat. Hal ini dapat kita lihat pada pemikir-pemikir
bagaimana mereka menemukan ide dan inspirasi yang menghasilkan teori dan
penemuan. Pada saat logika proses mengalami kemandegan, maka relaksasi
dari sebuah kerja yang serius pun diperlukan. Enstein telah menulis
banyak ide terbaik yang datang ketika bermimpi atau sedang bercukur.
Seorang pemain drama terkenal Yunani, Euripides, ketika berendam dalam
bak mandi, menemukan displacement teori. Newton, menemukan bayak ide-ide
hebat ketika bermanja dalam kasih sayang ibunya. Dalam contoh-contoh di
atas insight tidak datang pada saat konsentrasi penuh pada apa yang
kita pikirkan, walaupun tahap berpikir focus merupakan hal yang penting
untuk perisapan berpikir. Hal ini memberikan gambaran pada kita
pentingnya belahan otak kanan pada kehidupan manusia.
Menggunakan Musik
Musik
tentunya adalah sesuatu yang dekat dengan kehidupan manusia. Musik
merupakan ekspresi perasaan manusia, sehingga biasanya manusia menyukai
musik karena hal itu seperti merefleksikan perasaannya, dan hal itu
membuat manusia menjadi senang, dan nyaman. Hal inilah yang mungkin
membuat manusia menyukai musik dan menjadikan musik bagian dari
kehidupannya.
Untuk menyeimbangkan kecenderungan masyarakat
terhadap otak kiri, perlu dimasukkan musik dan estetika dalam pengalaman
belajar kita, dan memberikan umpan balik positif bagi diri kita. Semua
itu menimbulkan emosi positif, yang membuat otak kita lebih efektif.
Emosi yang positif mendorong ke arah kekuatan otak, yang berujung kepada
keberhasilan, sehingga kita memperoleh kehormatan diri yang lebih
tinggi, yang membuat emosi menjadi lebih positif.
Dalam belajar
misalnya, kita dapat berpikir sambil mendengarkan musik yang memang kita
sukai. Dengan kita mendengarkan musik yang kita sukai membuat kita
merasa senang, relaks sehingga merangsang fungsi belahan otak kanan,
yang akan sangat membantu dalam proses belajar yang menggunakan belahan
otak kiri.
Membiasakan Berolah raga
Cobalah eksperimen kecil
ini. Berikanlah pertanyaan ini kepada teman kita”apa maksudnya ketika
kita berkata fakta adalah cara mempermudah memahami pengetahuan”. Apakah
mata teman kita bergerak ke kanan? Jika ya, maka berikanlah pertanyaan
“bayangkanlah rumahmu dan hitunglah berapa jumlah jendela yang ada?”.
Apakah matanya melihat kearah kiri ?. pada umumya, terutama pada
orang-orang yang menggunakan tangan kanannya, sesunguhnya ia
mengaktifkan fungsi belahan otak kiri (berhubungan dengan bahasa), maka
akan dibarengi oleh aktifitas tubuh bagian kanan atau yang berorientasi
pada bagian kaanan. Ketika belahan otak kanan berfungsi (berhubungan
dengan gambar, atau tugas-tugas yang berhubungan dengan ruang) maka akan
dibarengi oleh aktifitas tubuh bagian kiri.
Eksperimen di atas
memberikan gambaran adanya koneksi atau hubungan antara belahan otak
kiri dengan tubuh bagian kanan, dan belahan otak kanan dengan tubuh
bagian kiri. Agar otak kita dapat berfungsi secara optimal dalam arti
kita memfungsikan kedua belahan otak tersebut, maka penting sekali
kiranya kita terbiasa menggerakan kedua bagian tubuh kita dengan sama
baiknya. Misalnya tidak selalu menulis dengan tangan kanan, dan sama
sekali tidak memberikan latihan pada tangan kiri untuk beraktifitas.
Menggerakkan seluruh angota tubuh baik pada bagian kanan, mapun pada
bagian kiri akan terasa mudah apabvila itu dilakukan dalam konteks
berolahraga. Senam misalnya, merangsang seluruh bagian tubuh untuk
bergerak dan hal baik untuk otak karena merangsang berfungsinya kedua
belahan otak, baik otak kiri, maupun otak kanan.
0 komentar:
Posting Komentar